Rss Feed
  1. Epilog Si Kucing dan Si Kuyup

    Tuesday, April 13, 2010


    mutiara kata adalah wadah sandiwara...


    Si Kucing:
    Aku tak boleh la, rasa cam susah mengucapkan selamat tinggal jika aku masih mahu mencuba. Lagilah susah sekali menyerah jika aku masih merasa sanggup. Aku susah mengatakan aku tidak menyayanginya lagi jika aku masih tidak dapat melupakannya.

    Si Kuyup:
    Ala...orang lain sanggup buat, kita pun boleh. Jual mahal sikit yer....terlalu tunduk nanti dipijak.

    Si Kucing:
    Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. So, apabila sampai masanya itu, terimalah dengan kedua tanganmu, dan jangan biarkan dia pergi dengan seribu rasa tanda tanya dihatinya.

    Si Kuyup:
    Senang jer cakap kadang2, tp ego yg ada pada manusia, agak tinggi tarafnya. Sehingga senang saja kepercayaan datang dan pergi.

    Si Kucing:
    Aku percaya tak semua begitu....

    Si Kuyup:
    So, teruskan....

    ~: Tangan yang memberi lebih mulia dari yang menerima :~
    |


  2. 0 kucing kering mengiau:

    Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts

mytafastudio. Powered by Blogger.